Rabu, 04 Januari 2012

selena gomez ~ fly to your heart



Watch all the flowers
Dance with the wind
Listen to snowflakes
Whisper your name

Feel all the wonder
Lifting your dreams
You can fly

Fly to who you are
Climb upon your star
You believe you'll find your wings
Fly to your heart

Touch every rainbow
Painting the sky
Look at the magic
Glide through your life

A sprinkle of pixie dust
Circles the night
You can fly

Fly to who you are
Climb upon your star
You believe you'll find your wings
Fly

Everywhere you go
Your soul will find a home
You'll be free
To spread your wings
Fly
You can fly
To your heart

Rise to the heights of all you can be
soar on the hope of marvelous things

Fly to who you are
Climb upon your star
You believe you'll find your wings
Fly

Everywhere you go
Your soul will find a home
You'll be free
To spread your wings
Fly
You can fly
To your heart

fisiologi darah

ohok! *batuk*
di sini, gue mau share hasil tulisan dari buku fisiologinya om sherwood mengenai darah, iya. lagi-lagi darah. huehuehue tapi eh tapi, gue cuma ngambil dari ringkasan babnya aja ya.
oke, cekidot.

pendahuluan
> darah terdiri dari tiga jenis elemen selular-eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih), dan trombosit (keping darah) yang membentuk suspensi di dalam cairan plasma.
> volume darah yang 5 sampai 5,5 liter pada orang dewasa terdiri dari 42% sampai 45% eritrosit, kurang dari 1% leukosit, dan trombosit 55% sampai 58% plasma. persentase volume darah yang ditempati oleh eritrosit disebut hematokrit.

plasma
> plasma adalah suatu cairan kompleks yang terdiri dari 90% air yang berfungsi sebagai medium transpor untuk bahan-bahan yang dibawa oleh darah.
> konstituen inorganik plasma yang paling banyak adalah Na dan Cl. konstituen organik yang paling banyak adalah protein plasma.
> semua konstituen plasma dapat berdifusi bebas melintasi dinding kapiler kecuali protein plasma, yang tetap berada di dalam plasma, tempat mereka melakukan berbagai fungsi penting. protein plasma mencakup albumin, globulin, dan fibrinogen.

eritrosit
> eritrosit adalah sel khusus dengan fungsi primer untuk transpor O2 dalam darah. bentuknya yang bikonkaf menyebabkan luas permukaan untuk difusi O2 ke dalam sel menjadi maksimal untuk volume ini. eritrosit tidak mengandung nukleus, organel, atau ribosom tetapi dipenuhi oleh hemoglobin, suatu molekul yang mengandung besi yang dapt secara longgar dan reversibel mengikat O2. karena O2 kurang larut dalam darah maka hemoglobin tidak tergantikan untuk transpor O2.
> hemoglobin juga ikut berperan dalam transpor CO2 dan pendaparan darah dengan mengikat secara revesibel CO2 dan H.
> eritrosit, karena tidak dapat mengganti komponen-komponennya, memiliki usia pendek sekitar 120 hari.
> sel punca multiprotein tak berdiferensiasi di sumsum tulang belakang menghasilkan semua elemen selular darah. produksi eritrosit (eritropoiesis) oleh sumsum tulang belakang dalam keadaan normal menyamai laju pengurangan eritrosit sehingga jumlah eritrosit konstan. eritropoiesis dirangsang oleh eritropoietin, suatu hormon yang dikeluarkan oleh ginjal sebagai respons terhadap penurunan penyaluran O2.

leukosit
> leukosit adalah sel pertahanan tubuh. sel-sel ini menyerang benda asing (yang tersering adalah bakteri dan virus), menghancurkan sel kanker yang timbul di tubuh, dan membersihkan debris sel. leukosit serta protein plasma tertentu membentuk sistem imun.
> masing-masing dari kelima jenis leukosit memiliki tugas berbeda: (1) neutrofil, spesialis fagositik, penting untuk menelan bakteri dan debris. (2) eosinofil mengkhususkan diri untuk menyerang cacing parasit dan berperan dalam respons alergik. (3) basofil mengeluarkan dua bahan kimia: histamin, yang juga penting dalam respons alergik,; dan heparin, yang membantu membersihkan partikel lemak dari darah. (4) monosit, setelah keluar dari darah, berdiam di jaringan dan membesar menjadi fagosit jaringan besar yang dikenal sebagai makrofag. (5) limfosit membentuk sistem imun terhadap bakteri, virus, dan sasaran lain yang limfosit tersebut telah terprogram secara khusus. alat pertahanan sel-sel ini mencakup pembentukan antibodi yang mendai korban untuk destruksi oleh fagositosis atau cara lain (untuk limfosit B) dan pengeluaran bahan-bahan kimia yang membentuk lubang pada korban (untuk limfosit T)
> limfosit terdapat dalam darah hanya sewaktu transit dari tempat produksinya dan tempat penyimpanannya di sumsum tulang (dan juga di jaringan limfoid bagi limfosit) ke tempat kerjanya di jaringan. pada setiap saat, sebagian besar leukosit berada di jaringan dalam tugas patroli atau bertempur.
> semua leukosit memiliki rentang usia terbatas dan harus diganti melalui proses diferensiasi dan poliferasi sel perkusor secara terus-menerus. jumlah total dan persentase masing-masing leukosit yang diproduksi bervariasi bergantung pada kebutuhan pertahanan tubuh saat itu.

trombosit dan hemostasis
> trombosit adalah fragmen darah yang berasal dari megakariosit besar di sumsum tulang.
> trombosit berperan dalam hemostasis, penghentian perdarahan dari pembuluh yang cedera. tiga tahap utama dalam hemostasis adalah (1) spasme vaskular, (2) pembentukan sumbat trombosit, dan pembentukan bekuan.
> spasme vaskular mengurangi aliran darah melalui pembuluh yang cedera.
> agregasi trombosit di tempat pembuluh cedera dengan cepat menyumbat defek. trombosit mulai membentuk agregat setelah berkontak dengan kolagen yang terpajan di pembuluh yang rusak.
> pembentukan bekuan memperkuat sumbat trombosit dan mengubah darah di sekitar pembuluh yang cedera menjadi gel yang mampat.
> sebagian besar faktor yang dibutuhkan untuk pembentukan bekuan selalu berada dalam plasma dalam bentuk perkusor inaktif. ketika suatu pembuluh cedera, kolagen yang terpajan memicu jenjang reaksi yang melibatkan pengaktifan berurutan faktor-faktor pembekuan ini, yang akhirnya mengubah fibrinogen menjadi fibrin melalui jalur pembekuan intrinsik.
> fibrin, suatu molekul tak larut berbentuk benang, diletakkan sebagai jala bekuan; jala tersebut pada gilirannya menjaring elemen-elemen selular darah untuk menuntaskan pembentukan bekuan.
> darah yang telah keluar ke jaringan membeku setelah terpajan ke tromboplastin jaringan, yang memicu pengaktifan jalur pembekuan ekstrinsik.
> jika tidak lagi diperlukan, bekuan dilarutkan oleh plasmin, suatu faktor fibrinolitik yang juga diaktifkan oleh kolagen yang terpajan.

sekian, semoga bermanfaat :) 

up fisiologi pmbs1 bag.1

jadi gini ceritanya, senin besok tanggal emhhh... *mikir* emhhh tanggal berapa yak?
pokoknya senin besok lah ya, januari 2012. gue mau ujian praktikum fisiologi. entah kenapa gue berpikiran mau bahas bahan ujiannya disini.


up pertama itu mengenai 'penelitian sifat fisik darah'
hah? sifat fisik? darah? sifat fisik darah? darah punya sifat fisik? ganteng gak? cantik? kurus apa gendut?
ZZZzzzzzzzzzzz -______- banyak tanye lu!
pertama-tama, kedua-dua, ketiga-tiga kita mengetahui dulu tujuan dari praktikumnya itu apaan.
tujuannya itu, yang pertama (berdasarkan modul kuliah gue) : supaya kita tau kalo misalnya larutan (konsentrasi) dicampur sama darah, itu jadinya gimana? bahasa bagusnya: agar kita bisa tahu pengaruh berbagai konsentrasi larutan terhadap sifat fisik darah.
yang kedua (berdasarkan modul gue lagi) : agar supaya, supaya agar (bahasa indonesia nilainya dapet 100, layaknya bahasa bapak RT yang lagi pidato) kita mengetahui berat jenis darah tersebut.


ehem, sebelumnya kita cari tau dulu ya darah itu apaan.
menurut fisiologinya atau fungsinya yang didongengin sama oom sherwood, darah adalah suatu "kendaraan untuk transpor masal jarak jauh berbagai bahan antara sel dan lingkungan eksternal atau antara sel-sel itu sendiri. transpor semacam ini esensial untuk mempertahankan homeostasis"
nah kalo secara histologinya atau gambarannya yang dikisahkan oleh om victor p. eroschenko darah adalah "bentuk khusus jaringan ikat yang terdiri atas tiga jenis sel utama; eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih), dan trombosit." nah, ketiga jenis sel utama si darah tadi, juga bisa disebut sebagai unsur bentukan (formed elements) darah, mereka itu beredar di dalam medium cair namanya plasma. masih menurut kalimat yang dikutip dari bukunya om eroschenko, sel darah itu mengangkut gas, nutrien, produk sisa, hormon, anti bodi, berbagai zat kimiawi, ion, dan substansi lain di dalam plasma dari dan ke sel-sel tubuh.

kalo digabungin menurut fisiologis dan histologi nya, darah yaitu "suatu bentuk khusus jaringan ikat yang terdiri dari tiga sel utama yaitu eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih), dan trombosit yang beredar di dalam medium cair yaitu plasma darah. selain itu, darah juga merupakan kendaraan transportasi berbagai bahan berupa gas, nutrien, produk sisa, hormon, anti bodi, berbagai zat kimiawi, ion, dan substansi lain di dalam plasma yang ditranspor antara sel dan lingkungan eksternal atau sel-sel itu sendiri".

terus, sifat fisik darah itu apa? menurut pelajaran yang gue dapet dari dokternya (nama disembunyikan, kasian punya mahasiswi kaya gue), sifat fisiknya darah itu berupa sel darah (eritrosit, leukosit, dan trombosit) dan plasma darah dengan hematokrit (sel darah) pada pria mengandung 45% dan wanita 42% dan plasma mengandung 55% pada pria dan 58% pada wanita.
*balik buku-balik halaman* tiba-tiba...crrreeekkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk~~~~~~~~ ahahahahaahehheh *ketawa pasrah* buku sherwood gue robek T.T ohohohoohohohuhuhuhu oke ya sudah, gue emang kayak gini, kenapa setiap barang yang gue sentuh selalu malang nasibnya, kasian~


dalam percobaan kali ini kita akan mengenal istilah hemolisis yaitu, pecahnya membran eritrosit sehingga hemoglobin bebas ke dalam medium sekelilingnya (plasma), jadi nanti si plasma darah itu akan berubah warna menjadi merah, dikarenakan si hemoglobin tadi. nah, kerusakan membran eritrosit tersebut salah duanya bisa disebabkan karena hipotonis (sel darah pecah)  atau hipertonis (sel darah mengkerut).
selain itu, kita juga mengenal istilah isotonis yaitu, sel darah utuh.
nah, dalam praktikum kali ini, ada tiga percobaan, yaitu:
1. pengaruh air dan larutan pekat
2. pengaruh larutan isotonis
3. pengaruh larutan suatu zat dalam larutan isotonis


oh iya leukosit itu dibagi menjadi 2, ada granulosit (neutrofil, eosinofil, dan basofil) dan agranulosit (monosit dan limfosit). untuk lebih lengkapnya, nanti gue ceritain di postingan selanjutnya.


mungkin itu dulu kali ye, yang bisa gue tulis di sini, sebenernya masih ada 2 praktikum lagi, tapi gue laper. mau makan dulu, nanti di lanjutin lagi. muehueheuehue


oh iya, bagi yang baca (padahal yang baca cuma gue aja) maaf, maaf banget. kalo misalnya dalam penulisan ini gue salah nulis, maaf ya...saya juga masih belajar. jadi kalo misalnya memang bener-bener ada kesalahan, mohon bantuannya :D


sekali lagi maaf bagi yang kalo ada baca, seandainya tulisan ini ada banyak kesalahan.


SAIIIIIII KEDOKTERAN..................
saiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii *suara lemes*